Refleksi Gado Gado TDP8

164

Gowespedia- Loading Malu nggak Loading Ngilu, mengajarkan untuk jangan antipati dan gengsi saat mengikuti event jarak jauh dan membutuhkan kesabaran dan keteguhan tekad hingga batas akhir tak tersanggupi, namun ikhtiar dengan maksimal untuk sampai di batas akhir tetap di pacu walau rasa ngilu di rasa.

“Karena bersepeda bukan tujuan utama,
tagline itu saya buat dari lubuk hati terdalam waktu di masjid makan siang.

Selanjutnya, sembari saya gowes pada tahap berikutnya saya berpikir, bertasbih, bersholawat, tapi lutut semakin ngilu saya mulai berpikir, ngapain saya jauh-jauh kesini..? saya memahami.

Setiap langkah ada batasnya,
setiap yang bernafas akan bertemu ajalnya, ini batas kenikmatan lutut yang Allah berikan yang mungkin kurang saya syukuri, ngilu tak boleh mengganggu langkah saya, ini saatnya berhenti, memberi waktu pada lutut agar langkah tak terhenti disini.

team Serdadu,
team ukhuwah,
team tilawah,
team mencari berkah,
dan..
TDP bukan ajang mencari ‘wah’ ┬ásilaturahim sudah didapat, berkah kebersamaan aku rasakan, bersepeda hanya sarana, esok masih banyak tugas yg menanti, loading bukan hal tabu, dan tak perlu malu, semoga Allah menjaga kita dari rasa sombong, “sajak penjaga semangat Syahbani (40)

Keceriaan dan semangat memacu hingga finish

Dalam setiap kehidupan di dunia, pasti ada gunung tinggi nan terjal yang menghalangi, bersiaplah dengan semua ilmu dan bekal yang dapat kau raih, siapkan seluruh jiwa dan ragamu, agar kelak dapat kau lalui semua itu dengan baik.

Jika kau lelah, berhentilah sejenak, istirahatlah, kumpulkan kembali semua energi kebaikan yang mungkin mulai pudar, bulatkan kembali tekad dan niatmu, berdoalah pada yang Maha Perkasa untuk menguatkan kembali jiwa dan ragamu

Setelah itu kayuhlah kembali pedal kehidupan ini, untuk satu tujuan yang pasti, menggapai ridhoNya, “gelora rasa Adhi Prayogi (38) saat menapaki tanjakan emplak.

Tanjakan Tepung Kanjut Banjar

Menurut Sekon (41) pegiat komunitas sepeda dan FKH (Forum Komunitas Hijau) bahwa, Kita tingkatkan ikhtiar kebersamaan biar gowes kita beroleh manfaat.

Saat gowes usahakan denyut nadi kita 60-80% denyut nadi maksimal (MHR=220-usia) kurang dari itu kurang manfaat olah fisiknya.

Selalu mengiringi gowes dengan kebaikan-kebaikan lain baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama (makan, foto, kelakar, tukar fikiran dan berbagi keceriaan).

Niatkan silaturrahim karena bisa panjangkan usia dan lapangkan rizki, jangan pernah berniat putuskan tali silaturrahim yang sudah ada, sampai Allah pisahkan kita dalam kebaikan. Insyaallah kita dipertemukan dalam kebaikan juga.

Jangan lupa jalinan kasih dengan orang-orang tercinta di rumah biar makin lancar gowesnya, sering-sering pulang bawa buah tangan.

Semoga dengan gowes bersama jadi sarana mengais kebaikan-kebaikan yang Allah tebar di muka bumi ini. _Innallaha katabal ihsaana ala kulli syaiin_ Allah telah menetapkan kebaikan-kebaikan atas segala sesuatu.(Red/hamzasoim)